Rabu, 24 Juni 2015

Tidak boleh memejamkan mata ketika shalat?Ternyata ini manfaatnya!

Assalamu'alaikum
Selamat malam! Salam Sehat!
Kali ini saya akan memposting mengenai Manfaat Shalat, begitu banyak manfaatnya untuk diri kita salah satunya adalah Mata. Mengapa kita tidak boleh memejamkan mata saat shalat? Padahal..... mungkin lebih khusyuk ketika kita shalat dengan memejamkan mata..




Perlu diketahui bahwa Memejamkan mata ketika shalat, itu bukan Sunnah Rasulullah saw. Ibnu Qayum mengatakan :
”Bukan termasuk sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, memejamkan mata ketika shalat.” (Zadul Ma’ad, 1/283)

Dalam ar-Raudhul Murbi’ – kitab fikih madzhab hambali – pada penjelasan hal-hal yang makruh ketika shalat, dinyatakan :
”Makruh memejamkan mata ketika shalat, karena ini termasuk perbuatan orang yahudi.” (ar-Raudhul Murbi’, 1/95).

Ada lagi yang menyatakan:Kesimpulan yang benar, jika membuka mata (ketika shalat) tidak mengganggu kekhusyuan, maka ini yang lebih afdhal. Tetapi jika membuka mata bisa mengganggu kekhusyuan, karena di arah kiblat ada gambar ornamen hiasan, atau pemandangan lainnya yang mengganggu konsentrasi hatinya, maka dalam kondisi ini tidak makruh memejamkan mata. Dan pendapat yang menyatakan dianjurkan memejamkan mata karena banyak gangguan sekitar, ini lebih mendekati prinsip ajaran syariat dari pada pendapat yang memakruhkannya.
(Zadul Ma’ad, 1/283)


Allahu a’lam

Jika sakit kepala bagian depan, pengobatannya adalah Tidur.
Jika sakit kepala bagian atas, pengobatannya adalah Makan dan Minum.
Jika sakitnya bagian belakang, maka pengobatannya adalah melepas Stress.

Saudara, otot mata yang lemah akan menyebabkan ketidakmampuan dalam melihat secara akurat.
Untuk memulihkan itu semua, maka sebaiknya mengikuti sunnah Rasul selama shalat,

Kita harus selalu membuka mata selama kita sujud, dan ketika berdiri... pandangan kita melihat tempat sujud (sajadah), Jaga mata kita, agar selalu tetap fokus pada satu titik tempat sujud.

Hikmah dibalik pandangan mata tetap fokus pada satu titik adalah :

1) Saat Ruku' otot mata akan menekan lensa mata, dan pada saat anda berdiri kembali, maka otot mata akan melonggar kembali.
2) Saat Sujud, lensa mata akan menyusut karna jarak mata dan sajadah sangat dekat, dan ketika bangun lagi... itu akan mengendurkan otot otot mata.

Jika hal ini di praktikan setiap hari, maka akan melatih otot otot mata kita, sehingga mata akan sehat. Kita dapat melakukan hal ini setiap hari 17kali atau sebanyak yang kita inginkan,

Rasulullah saw selalu memerintahkan untuk membuka mata kita selama sujud.

Begitu banyak Manfaat dari Shalat:) Semoga bermanfaat untuk pembaca:)

Sumber : http://www.konsultasisyariah.com/hukum-memejamkan-mata-ketika-shalat/
                KHT HPAI UI Depok

Minggu, 21 Juni 2015

Kenali Kuku, Kenali suatu Gejala Penyakit

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum

Kali ini saya akan posting mengenai Kuku, ternayata kita dapat mengenali Gejala suatu penyakit, dilihat dari kuku lho:)
Silahkan dibacaaaa:)

Kuku adalah bagian tubuh yang terdapat atau tumbuh diujung jari. Kuku sendiri bisa mengalami perubahan baik dilihat dari Warna maupun Bentuknya.

Perubahan ini walau tidak langsung merupakan GEJALA dari suatu penyakit, namun bisa jadi perubahan dari kuku ini merupakan indikator yang menandakan adanya kesehatan anda.

Berikut cara Deteksi Penyakit Melalui kuku dengan memperhatikan tampilannya :


1.       Kuku Pucat


Ada 4 penyakit serius yang mungkin saja ditandai dengan kuku berwarna pucat ini :
-Anemia
-Gagal Jantung
-Pengidap penyakit Hati
-Kemungkinan kondisi Gizi yang buruk

2.       Kuku Putih
Kuku putih dengan ujung atas berwarna Gelap, mengindikasikan adanya masalah pada Hati, seperti Hepatitis.



3.       Kuku Kuning


Penyebab umum kuku berwarna kuning adalah :
-          Infeksi Jamur. Semakin memburuknya infeksi bisa membuat kuku tidak tumbuh dengan sehat.
-          Tiroid parah baik Hypo atau Hyper
-          Paru Paru
-          Diabetes
-          Psoriaris

4.       Kuku Kebiruan



Kuku dengan warna kebiruan, menandakan :
-          Tubuh tidak mendapatkan Oksigen yang cukup
-          Ini mengindikasikan adanya infeksi di paru paru seperti pneumonia
-          Jika hanya sedikit kebiruan di ujung bawah kuku bisa juga menandakan diabetes.


Sedikit banyaknya anda dapat mengenali kuku dan dapat mendeteksi gejala penyakit jika dilihat dari kuku.
Selanjutnya, ada kuku bengkak, kuku kasar, kuku terdapat garis hitam, Menggigit kuku.
Dipostingan selanjutnya yaaa:)

Sumber : KHT HPAI UI

Tidur Setelah Sahur? Bahayakah?

Assalamu'alaikum
kali ini saya akan memposting mengenai Tidur setelah Sahur:)
Kalo abis makan, kenyang.. lagi begah begahnyaa.. ya enaknya sih tidur yaa.. (ibadaaah)
Tapi,... ternyata tidurnya ini bukan jadi ibadah, tapi jadi penyakit buat diri kita sendiri, Mengapa?
Silahkan dibacaaa:)

Hasil gambar untuk Gambar muslimah tidur

Jadi, ketika tidur.. semua organ dalam tubuh akan memperlambat metabolisme nya, seperti usus dan lambung menjadi lambat mencerna makanan.. nah akibatnya makanan tidak tercerna dengan sempurna.
Makanan yang tidak tercerna dengan sempurna, akan dimakan oleh bakteri buruk yang pada akhirnya bakteri buruk dilambung dan di usus menjadi dominan, dimana sifat bakteri ini adalah anaerob (miskin oksigen).
Bakteri akan menghasilkan Zat Asam nitrit yang bersifat sangat asam, Zat Nitrit akan meningkatkan derajat keasaman tubuh, Derajat keasaman tubuh meningkat derastis akan membebani sistem metabolisme tubuh.
Dan harus anda ketahui, asam nitrit SANGAT SANGAT SANGAT membahayakan LIVER anda!
Liver akan bekerja keras melawan racun, Sel darah putih akan gencar diproduksi untuk melawan bakteri jahat tadi..
Jadi, tubuh akan bekerja keras hanya untuk melawan bakteri jahat tadi... daaaan terjadi penumpukan gas racun amonia dalam tuubuh anda akibat makanan yang tidak tercerna menjadi busuk didalam usus dan lambung anda.

Semua ini terjadi hanya karna ANDA TIDUR SETELAH SAHUR

Kesimpulannya :
Tidur setelah sahur akan berkontraksi terhadap manfaat puasa, yaitu Sehat:)
Tidur setelah sahur dpt merusak Liver, membuat dominan bakteri Jahat:(
Menambah derajat PH keasaman tubuh, INGAT! jika PH tubuh anda <4 maka Sel Kanker akan mulai tumbuh..

Boleh tidur, 1-2 Jam setelah makan yaa!

Salam Sehat

Sumber:KHT HPAI UI Depok

Senin, 09 Juni 2014

Apa itu RPL? Rekayasa Perangkat Lunak?

Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak
1. Pengertian dari Perangkat Lunak adalah kumpulan beberapa perintah komputer yang dieksekusi oleh mesin komputer dalam menjalankan pekerjaannya yaitu memproses informasi. perangkat lunak ini merupakan catatan bagi mesin komputer untuk menyimpan perintah, maupun dokumen serta arsip lainnya. Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda tapi bisa di operasikan.
2. Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) adalah aplikasi ilmu komputer untuk membangun sistem perangkat lunak praktis yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.
3. Perbedaan perangkat lunak dengan ilmu komputer Ilmu komputer seringkali didiskripsikan sebagai suatu studi sistematis pada proses-proses algoritma yang menjelaskan dan mentransformasikan informasi seperti halnya di sini adalah teori, analisis, disain, efisiensi, penerapan dan aplikasinya. Sedangkan perangkat lunak merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya. Jadi perangkat lunak itu dapat berupa program atau prosedur. Perbedaan antara RPL dengan ilmu komputer adalah Intinya, imu komputer berhubungan dengan teori dan metode yang mendasari sistem komputer dan perangkat lunak, sedangkan RPL berhubungan dengan praktek dalam memproduksi perangkat lunak.
4. Perbedaan rekayasa perangkat lunak dengan rekayasa sistem Rekayasa system mempunyai pengertian suatu sistem yang mampu memilih alat bantu yang baik dalam perencanaan maupun dalam penerapan perangkat lunak dan memiliki teknik yang baik untuk menilai kualitas dari perangkat lunak yang dihasilkan, serta mampu mengkoordinasikan, mengontrol, dan mengatur pelaksanaan pekerjaan pembuatan perangkat lunak. Sedangkan rekayasa pernagkat lunak itu adalah aplikasi dari ilmu computer yang membangun system perangkat lunak yang nantinya perangkat lunak itu akan dipilih kualitas dan tekniknya oleh rekayasa system. Rekayasa sistem berkaitan dengan semua aspek dalam pembangunan sistem berbasis komputer termasuk hardware, rekayasa PL dan proses. RPL adalah bagian dari rekayasa sistem yang meliputi pembangunan PL, infrasktruktur, kontrol, aplikasi dan database pada sistem. Perbedaan RPL dengan Rekayasa Sistem intinya Rekayasa sistem berkaitan dengan semua aspek dalam pembangunan sistem berbasis komputer termasuk hardware, rekayasa PL dan proses. RPL adalah bagian dari rekayasa sistem yang meliputi pembangunan PL, infrasktruktur, kontrol, aplikasi dan database pada sistem.
5. Proses perangkat lunak sebagai berikut Serangkaian kegiatan dan hasil-hasil relevannya yang menghasilkan perangkat lunak sebagian besar dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak. Ada 4 kegiatan/aktivitas pada proses PL : • Spesifikikasi Perangkat Lunak : Fungsionalitas perangkat lunak dan batasan kemampuan operasinya harus didefinisikan. • Pengembangan Perangkat Lunak : Perangkat lunak yang memenuhi spesifikasi harus di produksi • Validasi Perangkat Lunak : Perangkat lunak harus divalidasi untuk menjamin bahwa perangkat lunak melakukan apa yang diinginkan oleh pelanggan. • Evolusi Perangkat Lunak : Perangkat lunak harus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
6. Model proses perangkat lunak
Model aliran kerja (workflow) : menunjukkan kegiatan pada proses bersama dengan input, output, dan ketergantungannya. Merepresentasikan pekerjaan manusia.
Model aliran data (data flow) : merepresentasikan proses sebagai suatu set kegiatan yang melakukan transformasi data. Menunjukkan bagaimana input ke proses, misalnya spesifikasi ditransformasi menjadi output, misalnya menjadi desain.
Model peran/aksi : merepresentasikan peran orang yang terlibat pada PL dan kegiatan yg menjadi tanggung jawab mereka.
Model atau paradigma umum pada proses PL Model air terjun (waterfall) : Mengambil kegiatan dasar seperti spesifikasi, pengembangan, validasi, dan evolusi dan merepresentasikannya sebagai fase-fase proses yang berbeda seperti spesifikasi persyaratan, perancangan perangkat lunak, implementasi, pengujian dan seterusnya.
Pengembangan evolusioner : Pendekatan ini berhimpitan dengan kegiatan spesifikasi, pengembangan, dan validasi. Sistem awal dikembangkan dengan cepat dari spesifikasi abstrak. Sistem ini kemudian di perbaiki dengan masukan dari pelanggan untuk menghasilkan sistem yang memuaskan kebutuhan pelanggan.
Pengembangan Sistem Formal : Pendekatan ini menghasilkan suatu sistem matematis yang formal dan mentransformasikan spesifikasi ini, dengan menggunakan metode matematik menjadi sebuah program.
Pengembangan berdasarkan pemakaian ulang (Reusable) : Teknik ini menganggap bahwa bagian-bagian sistem sudah ada. Proses pengembangan sistem terfokus pada pengintegrasian bagian-bagian sistem dan bukan pengembangannya dari awal.
7. Metode rekayasa perangkat lunak Pada rekayasa perangkat lunak, banyak model yang telah dikembangkan untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak. Model-model ini pada umumnya mengacu pada model proses pengembangan sistem yang disebut System Development Life Cycle (SDLC)
• Kebutuhan terhadap definisi masalah yang jelas. Input utama dari setiap model pengembangan perangkat lunak adalah pendefinisian masalah yang jelas. Semakin jelas akan semakin baik karena akan memudahkan dalam penyelesaian masalah.
• Tahapan-tahapan pengembangan yang teratur. Meskipun model-model pengembangan perangkat lunak memiliki pola yang berbeda-beda, biasanya model-model tersebut mengikuti pola umum analysis – design – coding – testing – maintenance
• Stakeholder berperan sangat penting dalam keseluruhan tahapan pengembangan. Stakeholder dalam rekayasa perangkat lunak dapat berupa pengguna, pemilik, pengembang, pemrogram dan orang-orang yang terlibat dalam rekayasa perangkat lunak tersebut.
• Dokumentasi merupakan bagian penting dari pengembangan perangkat lunak. Masing-masing tahapan dalam model biasanya menghasilkan sejumlah tulisan, diagram, gambar atau bentuk-bentuk lain yang harus didokumentasi dan merupakan bagian tak terpisahkan dari perangkat lunak yang dihasilkan.
• Keluaran dari proses pengembangan perangkat lunak harus bernilai ekonomis. Nilai dari sebuah perangkat lunak sebenarnya agak susah di-rupiah-kan. Namun efek dari penggunaan perangkat lunak yang telah dikembangkan haruslah memberi nilai tambah bagi organisasi. Hal ini dapat berupa penurunan biaya operasi, efisiensi penggunaan sumberdaya, peningkatan keuntungan organisasi, peningkatan “image” organisasi dan lain-lain.
8. Computer-aided software engineering Adalah suatu system untuk menunjang pengembangan software sehingga informasi yang diciptakan oleh satu alat dapat digunakan oleh alat lain.

Rekayasa Perangkat Lunak




Pengertiaan dan Definisi 
Menurut Wikipedia : Rekayasa perangkat lunak adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.

Menurut IEEE Computer Society : Rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.

Rekayasa Perangkat Lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip reakayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif untuk pengguna.
Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak
Secara lebih khusus kita dapat menyatakan tujuan dan Rekaya Perangkat Lunak ini adalah:
  1. Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah.
  2. Menghasilkan pereangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
  3. Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
  4. Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah
Kriteria Dalam Merekayasa Perangkat Lunak
  1. Dapat terus dirawat dan dipelihara (maintainability)
  2. Dapat mengikuti perkembangan teknologi (dependability)
  3. Dapat mengikuti keinginan pengguna (robust).
  4. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya.
  5. Dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan (usability).
Ruang Lingkup Rekayasa Perangkat Lunak
  1. Software Requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak.
  2. Software desain mencakup proses penampilan arsitektur, komponen, antar muka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak.
  3. Software construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk. algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan.
  4. Software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.
  5. Software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan.
  6. Software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
  7. Software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.
  8. Software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL.
Rekayasa Perangkat Lunak dan Disiplin Ilmu Lain
Cakupan ruang lingkup yang cukup luas, membuat RPL sangat terkait dengan disiplin dengan bidang ilmu lain. tidak saja sub bidang dalam disiplin ilmu komputer namun dengan beberapa disiplin ilmu lain diluar ilmu komputer.
Keterkaitan RPL dengan bidang ilmu lain
  • Bidang ilmu manajemen meliputi akuntansi, finansial, pemasaran, manajemen operasi, ekonomi, analisis kuantitatif, manajemen sumber daya manusia, kebijakan, dan strategi bisnis. 
  • Bidang ilmu matematika meliputi aljabar linier, kalkulus, peluang, statistik, analisis numerik, dan matematika diskrit.
  • Bidang ilmu manajemen proyek meliputi semua hal yang berkaitan dengan proyek, seperti ruang lingkup proyek, anggaran, tenaga kerja, kualitas, manajemen resiko dan keandalan, perbaikan kualitas, dan metode-metode kuantitatif.